Cara Berkonsentrasi
Februari 5, 2008
· Disimpan dalam Tak Berkategori
- Tidak ada motivasi
Kekurangan motivasi, menurut saya, merupakan penyebab yang paling parah. Seseorang tanpa motivasi memang tidak bisa mengerjakan apapun dengan maksimal.
- Ada “gangguan” yang lebih menarik
Kalau yang ini merupakan”gangguan” konsentrasi yang paling menarik. Rasanya kalau ada “gangguan” atau “godaan” seperti ini, kita bisa gak konsentrasi atau juga cenderung meninggalkan apa yang seharusnya kita kerjakan. Mengganggu, tapi memang asyik 
- Kurang tidur
Ngantuk merupakan kendala dalam berkonsentrasi juga. Biasanya saya kalau ngantuk susah untuk berpikir jernih. Kadang-kadang bisa salah ngomong, atau juga bisa merasa blank, tidak bisa konsentrasi. Ngantuk memang merepotkan. Untungnya ada banyak cara untuk mengurangi ngantuk seperti minum kopi, makan camilan, cuci muka, dsb.
- Badan tidak sehat (sakit)
Sakit atau ndak enak badan juga merupakan penghambat berkonsentrasi. Mirip dengan ngantuk juga seh, tapi sakit tidak bisa ditahan dengan makanan atau dengan cuci muka. Mesti istirahat dan minum obat, atau mungkin juga ke dokter.
- Lapar atau haus
Kalau yang ini repot juga, biasanya kalau lapar susah untuk konsentrasi. Pinginnya cari makan dulu biar perut ndak bunyi terus. Bisa diatasi dengan cara makan dan minum, tapi kalau makan kekenyangan bisa bikin ngantuk. 
- Kebutuhan alam
Kebelet buang air juga bisa bikin gak bisa konsentrasi sama sekali. Bayangkan saja, lagi ujian matematika, ditengah-tengah ujian tiba-tiba kebelet pipis, mana belum selesai mengerjakan soal. Kalau keluar ruangan ujian dianggap sudah selesai mengerjakan, tapi kalau duduk sambil menahan, gak bisa konsentrasi. Repot sekali kan.
- Ada beban pikiran (emosional)
Kalau yang ini merupakan kendala emosional. Misalnya saja habis dimarahin orang tua atau bos dikantor. Bisa juga karena habis bertengkar. Ataupun juga bisa karena habis kehilangan seseorang.